Articles by "Bukittinggi"

Showing posts with label Bukittinggi. Show all posts

Jejaring, Bukittinggi (SUMBAR)___ Momen peringatan 100 Tahun Jam Gadang tahun 2026, diharapkan mampu menumbuhkan semangat  warganya semakin mencintai Kota Bukittingi yang baru saja memperingati hari jadi ke 421. Sehingga rasa memiliki Kota Bukittinggi semakin dirasakan oleh warganya.

Demikian diungkapkan Wakil Walikota Bukittinggi Ibnu Asis, S.TP usai rapat persiapan Festival Literasi Internasional Minangkabau ke 4, International Minangkabau Literacy Festival (IMLF-4), Rabu (31/12/2025) di ruang kerjanya. Rapat IMLF-4 dilaksanakan dalam rangka persiapan memeriahkan peringatan 100 Tahun Jam Gadang, bersama kepala- kepala OPD terkait antara lain Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Nauli Handayani, kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Rofie Hendria, Sekretaris Dinas Pendidikan  Kota Bukittinggi Yudhi Hidayat , kadiskominfo, Kepala UPT Bung Hatta dan OPD terkait lainnya.

Rapat dihadiri juga Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi Rismal Hadi, yang juga bertindak sebagai Ketua panitia  peringatan  100 Tahun Jam Gadang, Ketua IMLF-4 Sastri Bakry,  Sekretaris IMLF-4 Armaidi Tanjung, bendahara IMLF, Siska Saputri.

Menurut Ibnu Asis, peringatan 100 Tahun Jam Gadang akan menggali dari sisi sejarah, ekonomi kreatif, pariwisata, sosial, pendidikan, tata kota, sastra budaya dan adat. Nilai-nilai kehidupan yang sudah ada kembali diperbincangkan pada event 100 Tahun Jam Gadang. 

Berbagai kegiatan digelar selama peringatan 100 Tahun Jam Gadang yang diselenggarakan sejak Januari hingga Desember 2026 mendatang. Event yang resmi ada dalam bentuk seminar, diskusi panel, talkshow, berbagai lomba, termasuk festival literasi di Jam Gadang. “Kita ingin momen  100  Tahun Jam Gadang ini membangkitkan keingintahuan masyarakat sejarah Bukittinggi dari berbagai aspek. Sehingga masyarakat peduli dengan kotanya sendiri. Pada momen 100 Tahun Jam Gadang ini kita tumbuhkan terus semangat mencintai dari warga kepada kotanya, yakni Bukittinggi ,” tutur Ibnu Asis.

Kota Bukittinggi semakin lama semakin tua. Kita ajak masyarakat  semakin peduli dengan sejarah dan perjalanan kotanya. Sehingga meningkatkan kepedulian terhadap kenyamanan, keamanan dan kebersihan kota. Apalagi Landmark utama Bukittinggi, Jam Gadang. Jika tidak ada kepedulian lagi, masyarakat bisa membuang sampah sembarangan, memalak wisatawan yang mampir. Ini pasti merusak Kota Bukittinggi, kata Ibnu Asis.

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias sangat antusias dan serius menyelenggarakan perayaan 100 Tahun Jam Gadang ini. Walikota Bukittinggi menunjuk langsung Sekda Kota Bukittinggi sebagai Ketua Panitia peringatan 100 Tahun Jam Gadang agar memudahkan koordinasi teknis untuk semua kegiatan. 

Dengan banyaknya event selama peringatan 100 Tahun Jam Gadang, kami mengajak dan mengundang wisatawan dari berbagai kota dan negara untuk datang ke Kota Bukittinggi. Mari saksikan berbagai kegiatan selama peringatan 100 Tahun Jam Gadang. Kita berharap dengan kegiatan 100 Tahun Jam Gadang ini dapat meningkatkan  kunjungan wisatawan ke Bukittingi  tahun 2026 mendatang yang tinggi. “Satupena Sumatera Barat yang menggelar  IMLF-4 pada 3 – 7 Juni 2026, akan didukung penuh untuk menyukseskannya sesuai pembicaraan dengan Panitia,” kata Ibnu Asis.

Ketua IMLF-4 Sastri Bakry menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan kepada IMLF-4 dilaksanakan di Bukittinggi bersamaan dengan peringatan 100 Tahun Jam Gadang. IMLF-4 merupakan kelanjutan dari IMLF-1 tahun 2023 yang diikuti 12 negara, IMLF-2 tahun 2024 diikuti 17 negara  dan IMLF-3 tahun 2025 lalu diikuti 24 negara. “ Kita akan menggaungkan terus 100 tahun jam gadang, beberapa kegiatan akan digaungkan dengan serba seratus. Seperti Parade Baca Puisi Dunia100 penyair, Peluncuran 100 Buku, Antologi Puisi 100 Penulis. Dari ratusan kegiatan Pemko sepanjang tahun 2026 kita targetkan 50 kegiatan dilaksanakan IMLF melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama Pemko Bukittinggi, Sumbar Talenta, Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Balai Bahasa, Balai Pelestarian Kebudayaan , Pemprov Sumbar, Pemko Padang, UIN Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi, UPT Bung Harta, Orbit, DJA Foundation dan lainnya,” kata Sastri Bakry.

Tema IMLF-4 yang dilaksanakan pada 100 Tahun Jam Gadang adalah “Dari Literasi ke Lestari: Membangun Kesejahteraan, Perdamaian dan Pembelajaran Tanpa Henti". Sedangkan di antara kegiatan yang akan dilaksanakan seminar adalah utama, seminar dan diskusi paralel, pertunjukkan kesenian dan kesusasteraan, pembacaan puisi, peluncuran buku, diskusi buku, literasi wisata alam dan kuliner, berbagai lomba seperti lomba randai, lomba bertutur, lomba menulis kata- kata bijak tokoh, Jam Gadang Run dan sebagainya. 

“Ditargetkan diikuti 200 orang delegasi  yang berasal dari 30 – 40 negara . Peserta dari kalangan sastrawan, penulis, penyair, akademisi, ASN, peneliti, mahasiswa, pelajar, dan profesi lainnya,” ujar Sastri Bakry. 

Sekda Kota Bukittinggi Rismal Hadi mengatakan, OPD terkait diminta mendukung berbagai kegiatan yang dilaksanakan IMLF-4 pada peringatan 100 Tahun Jam Gadang ini. “Dinas   Kearsipan dan Perpustakaan Kota Bukittinggi diminta mengkoordinasikan persiapan ini dengan Panitia IMLF-4. Sehingga lebih detil dan rinci persiapan yang harus dilakukan, kita harus sukseskan acara ini. Kita hidupkan kembali Bukittinggi sebagai *Detak Jantung Ibukota* sehingga lestari di ingatan setiap warga dan berkesan bagi wisatawan  yang datang ke Bukittinggi terutama delegasi IMLF” kata Rismal Hadi.

#Ril/Riny

Jejaring,
BUKITTINGGI (SUMBAR) Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah membuka Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Angkatan II Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar di Istana Bung Hatta Bukittinggi, Minggu (9/10/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh Anggota DPRD Sumbar, Hj. Yesi Endriani, S.M, Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar, Dedy Diantolani, S.Sos., M.M, Kabid pengembangan pemuda Dispora Sumbar, Ilmi, ST, Kepala Bidang dan Pejabat Fungsional di lingkungan Dispora Sumbar serta para peserta Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Angkatan II Tahun 2025.

Dalam sambutannya, gubernur Mahyeldi mengatakan Pemuda adalah objek dan subjek pembangunan sangatlah penting dalam pembangunan bangsa, dan pemuda Adalah merupakan sumber daya manusia utama untuk pembangunan ekonomi dan agen kunci untuk perubahan sosial dan inovasi teknologi. 

"Pemuda adalah sumber daya manusia (SDM) utama dalam pembangunan ekonomi yang merupakan agen kunci dalam melakukan perubahan sosial dan inovasi teknologi," kata Mahyeldi.

Bahkan sejak dulu pemuda menjadi faktor penting keberhasilan pembangunan. Jumlah pemuda yang besar tentunya menjadi modal bagi peningkatan produktivitas nasional jika didukung kualitas dan karakter yang unggul.

"Pemuda merupakan aset berharga yang harus diberikan pelayanan untuk menjadi mandiri dan maju," ucapnya.

Disamping itu pemuda Adalah sebagai tulang punggung perekonomian yang harus mampu memikul tanggung jawab demi memajukan bangsa, pemuda harus bisa melanjutkan dan mengisi peranannya untuk pembangunan dan perbaikan bangsa, dengan menggali kembali eksistensi dalam cita-cita kemandirian bangsa dibidang perekonomian. 

Tidak hanya siap menjadi pekerja, tetapi menciptakan lapangan pekerjaan.
Entrepreneur menjadi penting karena merupakan ujung tombak perekonomian suatu negara. 

Oleh sebab itu kebangkitan perekonomian tidak terlepas dari konstribusi serta sumbangsih dari para pemuda. Kreativitas pemuda dalam menciptakan lapangan pekerjaan menjadikan pemuda tidak lagi bersikap pasif menunggu pekerjaan datang menghampirinya. 

"Kreatifitas pemuda kita harus tumbuhkan kemandirian dalam segi finansial dan produktifitas bagi pengembangan ekonomi bangsa," ajaknya.

Karena pada hakikatnya ini sudah menjadi tanggung jawab pemuda sebagai generasi penerus bangsa, dengan eksistensi SDA yang melimpah, pemuda-pemuda harus mampu menstimuluskan menjadi produk-produk atau barang yang berkompetitif dan bernilai jual tinggi.  

"Usaha boleh gagal, tapi semangat harus ada. Jangan berhenti, makanya saudara dilatih disini. Ulang dan ulang lagi, pada akhirnya saudara sukses," ujar Mahyeldi beri semangat.

Itu adalah prinsip yang sangat kuat dan inspiratif. Kalimat tersebut mengandung inti dari ketahanan dan tekad, yang merupakan kunci sukses dalam menghadapi tantangan hidup, baik dalam berbisnis, karier, maupun kehidupan pribadi. 

Hal ini sejalan dengan orang Minang yang pantang menyerah dalam menghadapi masalah. Itulah membuat orang Minang mandiri dan berhasil dalam berbagai hal, dan termasuk dalam berwirausaha. 

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat Dedy Diantolani, S.Sos., M.M dalam laporannya menyampaikan, tujuan diadakannya pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan kewirausahaan bagi wirausaha muda di Sumbar dalam mengembangkan usaha mandiri yang berbasis produk lokal memanfaatkan teknologi digital.

Selanjutnya untuk meningkatkan semangat wirausaha muda Sumbar terkait di era globalisasi dan mendorong pengembangan usaha yang terfokus pada pengelolaan pasar hingga sampai tingkat nasional dan internasional.

“Pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 9-10 November ini diikuti 196 peserta yang merupakan wirausaha muda Sumbar dari Kabupaten Agam dan Bukittinggi," ungkap Dedy.

Dalam kesempatan itu Dedy mengajak, agar para peserta dapat mengikuti kegiatan tersebut secara menyeluruh serta mampu menyerap berbagai ilmu dari para narasumber. Sehingga, akan menambah wawasan, keahlian, serta jaringan sebagai wirausahawan muda.

"Ikuti pelatihan ini dengan penuh seksama, karena dalam pelatihan akan menghadirkan narasumber dari akademisi, DPRD Sumbar Hj. Yesi Endriani, S.M yang menguasai dibidang kewirausahaan dan narasumber lainnya," pesannya.

Pelatihan ini bisa meningkatnya jumlah wirausahawan muda dan dapat membuka lapangan pekerjaan dan jumlah pengangguran semakin berkurang sehingga pemuda yang mandiri dalam ekonomi dan kreatif dalam menciptakan inovasi-inovasi mampu bersaing dan dapat menjadikan Negara Indonesia menjadi negara yang mandiri dan maju. 

#nov/Niken

Jejaring,
BUKITTINGGI — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi kontribusi positif organisasi Jam Gadang 88. Menurutnya, organisasi ini tidak hanya sekadar wadah silaturahmi bagi alumni SLTA se-Bukittinggi dan Agam angkatan 1988, tetapi juga aktif dalam berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan di Sumbar.

“Dalam beberapa kesempatan, organisasi Jam Gadang 88 kerap hadir mendukung kebijakan pemerintah, khususnya dalam urusan sosial kemasyarakatan. Terima kasih banyak,"ujar Gubernur Mahyeldi.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelantikan pengurus baru organisasi Jam Gadang 88 periode 2025–2028 di Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Sabtu (18/10/2025).

Selaku putra daerah yang lahir di Agam dan tumbuh di Bukittinggi, Mahyeldi mengaku bangga dengan kekompakan dan semangat kebersamaan para alumni yang tergabung dalam organisasi tersebut. Ia berharap Jam Gadang 88 terus mempererat persaudaraan dan memperluas kiprah sosial di tengah masyarakat.

“Dari ranah Minang hingga Palestina, kasih dan kepedulian itu tersambung. Jam Gadang 88 sudah menunjukkan cinta lewat tindakan nyata,” ungkapnya.

Mahyeldi berharap, dalam masa kepengurusan yang baru ini. Program baik yang telah berjalan selama ini dapat dipertahankan dan disempurnakan. Sehingga dampak positifnya menjadi semakin luas.

Ia juga menegaskan, Pemprov Sumbar selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai komunitas dan jaringan alumni dalam mempercepat pembangunan daerah. Termasuk dengan organisasi Jam Gadang 88.

Sementara itu, Ketua Umum Jam Gadang 88, Refnil Dodi menjelaskan bahwa organisasi ini menaungi alumni dari 25 sekolah tingkat SLTA di Bukittinggi dan Agam. Selain mempererat silaturahmi, Jam Gadang 88 juga berkomitmen untuk hadir membantu pemerintah dalam percepatan pembangunan daerah.

Dalam acara tersebut, para alumni menyerahkan donasi sebesar Rp119.350.000 untuk rakyat Palestina. Mereka juga meluncurkan Program 1.000 Al-Qur’an yang akan disalurkan ke berbagai daerah di Sumatera Barat sepanjang tahun ini.

“Sebelumnya, kami juga menyalurkan bantuan bagi pelaku UMKM dan masyarakat yang terdampak musibah. Kali ini, kami ingin berbagi lebih luas melalui bantuan donasi untuk Palestina dan program Al-Qur’an,” ujar Ketua Umum Jam Gadang 88, Refnil Dodi.

Ia juga menyambut baik ajakan kolaborasi dari Pemprov Sumbar. Guna mensukseskan rencana tersebut, Refnil Dodi mengaku, siap mengerahkan seluruh kekuatan alumni untuk mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Seperti pesan Pak Gubernur, kami ingin agar para alumni yang tersebar di berbagai daerah bahkan luar negeri dapat berkontribusi bagi kemajuan pembangunan di Sumatera Barat,” tutupnya. 

#adpsb/cen 

Jejaring, Bukittinggi (SUMBAR)___ Suasana meriah terasa di halaman SD Negeri 09 Manggis Ganting, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Selasa (30/9/2025), ketika Festival Tambua tingkat Sekolah Dasar kembali digelar. Festival yang sudah memasuki tahun ketiga ini berhasil menarik antusiasme lebih besar dari sebelumnya.

Jika pada tahun pertama hanya delapan grup yang tampil, kali ini jumlah peserta meningkat menjadi 13 kelompok seni dari berbagai SD di Bukittinggi. Festival ini bukan sekadar lomba musik tradisi, melainkan wadah bagi generasi muda untuk mencintai budaya Minangkabau sejak dini.

Tambua Tansa, yang mengandalkan tabuhan perkusi khas gandang tambua dan tansa, memang lekat dengan berbagai acara adat dan pesta rakyat di Sumatera Barat. Tradisi ini kini coba diperkenalkan kembali ke kalangan anak sekolah agar tidak terkikis oleh zaman.

Wali Kota Bukittinggi melalui Staf Ahli, Drs. H.  Johni Dt. Malintang, menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah. “Alhamdulillah, Festival Tambua yang ketiga ini pesertanya meningkat. Dari delapan grup, sebelas, dan sekarang ada 13 grup. Istimewanya, sekarang ada piala bergilir Wali Kota. Ini bukan sekadar seni, tapi budaya kita yang harus diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya.

Kepala SDN 09 Manggis Ganting, Januardi, selaku tuan rumah, menyampaikan festival tahun ini masih difokuskan untuk tingkat SD.

“Tujuan kita yang utama adalah melestarikan budaya Minang, memperkenalkannya kepada anak-anak. Di sini mereka belajar sportivitas dan kerja sama, karena tanpa itu permainan tidak akan maksimal. Harapan ke depan, jika mendapat dukungan lebih besar, festival bisa diperluas hingga tingkat SMP dan digelar di Taman Jam Gadang,” jelasnya.

Ajang ini semakin kompetitif berkat kehadiran pelatih dari Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, yang membuat variasi permainan semakin kaya.

#Ril/ Niken


Jejaring, Bukittinggi (SUMBAR)___Polresta Bukittinggi menggelar kegiatan Patroli Skala Besar dengan melibatkan unsur TNI dan Satpol PP,Kamis 4 Sep 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menjaga dan menciptakan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah hukum Polresta Bukittinggi.

Patroli dilaksanakan dengan menyusuri sejumlah lokasi strategis dan objek vital di Kota Bukittinggi.

Kehadiran aparat gabungan di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas.

Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto melalui Kasi Humas Iptu Gunawan menyampaikan bahwa patroli ini merupakan bentuk sinergitas antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah melalui Satpol PP, dalam rangka menjaga stabilitas keamanan.

Dengan adanya patroli skala besar ini, Polresta Bukittinggi bersama unsur terkait menegaskan komitmen untuk terus menjaga ketertiban serta meningkatkan kewaspadaan, terutama di titik-titik rawan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan,pungkas Kasi Humas.

#Ril/Niken

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.