Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq Awali 2026 dengan Doa dan Komitmen Keselamatan Jalan Raya

 
Jejaring, Padang (SUMBAR)___ Pergantian tahun selalu membawa dua suasana yang berjalan beriringan: gegap gempita perayaan dan ruang hening untuk refleksi. Saat 2025 resmi berganti menjadi 2026, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat memaknai momentum ini sebagai titik awal memperkuat komitmen pengabdian dalam menjaga keselamatan masyarakat di jalan raya.

Ucapan Selamat Tahun Baru 2026 yang disampaikan keluarga besar Ditlantas Polda Sumbar tidak berhenti pada pesan seremonial. Lebih dari itu, ia menjadi penegasan nilai pengabdian yang terus dijaga di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan kompleksitas lalu lintas di berbagai wilayah Sumatera Barat.

Pesan tersebut ditampilkan melalui visual yang sarat makna. Latar Jam Gadang dan Rumah Gadang menghadirkan kearifan lokal Minangkabau yang menekankan keteraturan, kehati-hatian, dan tanggung jawab bersama—nilai-nilai yang sejalan dengan semangat berlalu lintas yang aman dan berkeselamatan.

Di bagian utama visual, tampak Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., mengenakan seragam resmi Polri dengan gestur tangan terkatup. Sikap tersebut merepresentasikan doa, penghormatan, sekaligus ketulusan dalam melayani masyarakat Sumatera Barat.

Sepanjang 2025, dinamika lalu lintas di Ranah Minang dihadapkan pada beragam tantangan. Pertumbuhan jumlah kendaraan, lonjakan arus pada momen tertentu, serta kondisi geografis yang khas menjadi ujian nyata bagi upaya menjaga keselamatan di jalan raya.

Di tengah tantangan tersebut, aparat lalu lintas tetap hadir tanpa jeda. Pengamanan arus mudik dan balik, operasi keselamatan, hingga pelayanan pada momentum Natal dan Tahun Baru menjadi potret kerja yang menuntut kesiapsiagaan tinggi dan dedikasi berkelanjutan.

Tidak sedikit personel yang harus bertugas saat sebagian besar masyarakat merayakan momen kebersamaan dengan keluarga. Kehadiran mereka di persimpangan, jalur rawan, dan titik padat kendaraan menjadi ikhtiar nyata agar setiap perjalanan dapat berakhir dengan selamat.

Pesan Tahun Baru 2026 ini juga menjadi refleksi bersama bahwa keselamatan berlalu lintas bukan semata soal penindakan hukum. Lebih jauh, ia adalah proses membangun kesadaran kolektif bahwa satu pelanggaran kecil di jalan raya dapat berujung pada risiko besar bagi banyak pihak.

Memasuki 2026, Ditlantas Polda Sumbar meneguhkan arah pelayanan yang presisi dan humanis. Penegakan hukum tetap dijalankan secara profesional dan berkeadilan, namun diimbangi dengan pendekatan edukatif yang mendorong kesadaran pengguna jalan.

Langkah ke depan turut diperkuat melalui inovasi pelayanan. Pemanfaatan teknologi, peningkatan kualitas layanan publik, serta penguatan sinergi lintas sektor menjadi bagian dari strategi menciptakan sistem lalu lintas yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

Di balik rompi reflektif dan peluit yang terdengar di persimpangan, tersimpan dedikasi yang kerap luput dari sorotan. Setiap isyarat tangan, patroli malam, dan imbauan keselamatan adalah upaya konkret menyelamatkan nyawa manusia.

Tahun baru menjadi momentum memperbarui semangat pengabdian tersebut. Bagi Ditlantas Polda Sumbar, 2026 dipandang sebagai babak baru untuk memperkuat kehadiran negara dalam melindungi masyarakat di ruang publik bernama jalan raya.

Pesan yang disampaikan pun tegas: keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan semangat Tahun Baru 2026, masyarakat diajak menjadikan tertib berlalu lintas sebagai budaya, karena jalan raya yang aman adalah cermin kedewasaan dan kualitas peradaban suatu daerah.

#Ril/Riny
Labels:

Post a Comment

[facebook]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.